Dengan naluri bela diri yang masih tersisa, Tin-chi berinisiatif melindungi Nana dan Julia dari serangan anak buah Sai Kit. Tanpa kesusahan, Tin-chi menghabisi seluruh anak buah Sai Kit dengan tangan kosong.
Kejadian itu mengundang Polisi Kerajaan Hong Kong untuk meringkus seluruh orang yang terlibat dalam pertikaian.
Setelah berjam-jam mendekam di tahanan, Tin-chi akhirnya dibebaskan pada malam hari, sehingga ia gagal menepati janji kepada anaknya yang ulang tahun.
Setelah kejadian tersebut, Sai Kit masih tidak dapat menerima perlakuan dari Tin-chi. Ia pun berhasil mencari keberadaan Tin-chi dan memerintahkan anak buahnya untuk membakar toko milik Tin-chi.
Tin-chi bersama anaknya susah payah meloloskan diri dari musibah tersebut. Setelah melarikan diri, ia masih harus berlindung dari kejaran para pasukan Sai-kit dan Sadi (Tony Jaa), pembunuh bayaran berbahaya yang disewa Sai Kit.