Tuan rumah Melbourne Victory mengakui Persib bukan yang mudah. Apalagi tim berjulukan Big V ini harus mengakui keunggulan Persib 0-2 di Stadion Jalak Harupat pada 28 Oktober lalu.

Pelatih Giovanni Savarese menyadari persaingan di grup ini dihuni tim-tim kuat dengan karakter permainan berbeda. Karena itu, ia meminta anak asuhnya memberikan perhatian serius terhadap kekuatan Pangeran Biru.

Savarese secara khusus menyoroti kemampuan Persib dalam melakukan transisi cepat. Maung Bandung memiliki organisasi pertahanan yang rapat dan berbahaya ketika mendapatkan kesempatan melancarkan serangan balik.

"Ini adalah tim yang secara jelas mengandalkan transisi, menjaga blok pertahanan dengan rapat, dan mencoba menyerang lewat transisi cepat menggunakan pemain-pemain bagus di lini depan. Mereka memiliki banyak pilihan untuk diturunkan di posisi depan," ungkap Savarese.

Selain aspek teknis, Savarese turut memberikan perhatian terhadap dukungan suporter Persib. Ia mengaku terkesan dengan fanatisme Bobotoh yang terlihat pada pertemuan sebelumnya. Kali ini, ia berharap pendukung Melbourne Victory juga memenuhi stadion untuk menciptakan atmosfer yang kuat bagi tim tuan rumah.