"Kami imbau para orang tua mengantar anaknya ke sekolah. Dan mengingatkan agar tidak berkumpul di jalan saat pulang sekolah," jelas Saud.

Diberitakan sebelumnya, tawuran antarsiswa terjadi di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi tawuran saling lempar batu itu diketahui melibatkan sekelompok siswa SMKN 1 dengan SMKN 2 Kota Bima dan berlangsung selama tiga hari, sejak Senin (31/8/2026).