"Sudah hampir 30 tahun berlalu sejak masa saya. Dulu, saya menganggap harga yang dibayarkan untuk banyak perekrutan pemain itu gila. Namun, evolusi pasar membuat angka yang dibayarkan untuk beberapa transfer saat ini jauh lebih gila lagi," paparnya.

Figo menilai, klub-klub yang hobi belanja besar akan menghadapi tantangan berat dalam menyeimbangkan neraca keuangan mereka. Jika dulu keuntungan dari penjualan jersei bisa menutupi biaya transfer, kini hal tersebut dinilai hampir mustahil untuk dilakukan.

Artikel ini telah tayang di NadiKabar