Menurut Otaif, kondisi tersebut bisa menjadi masalah besar ketika Al Nassr menghadapi klub-klub papan atas Liga Arab Saudi.

"Kemampuan teknis dan kondisi fisik Ronaldo telah menurun drastis; menurunkannya sebagai starter-terutama dalam pertandingan-pertandingan besar melawan Al-Ahli, Al-Hilal, dan Al-Qadisiyah-akan membuat Al-Nassr menelan kekalahan," ujar Otaif dikutip dari Kooora.

"Al-Nassr perlu memberikan tekanan dan menutup ruang gerak lawan saat menghadapi klub-klub kuat, namun Ronaldo tidak lagi mampu melakukan hal-hal tersebut, sehingga Al-Nassr seolah-olah bermain dengan hanya 10 pemain," jelasnya.

Keputusan Postecoglou mencadangkan Ronaldo pada babak kedua dalam laga melawan Al Ettifaq pun menjadi bukti bahwa sang pelatih tidak ragu melakukan perubahan besar ketika performa pemain bintangnya dianggap tidak maksimal.

Artikel ini sudah tayang di NadiKabar, selengkapnya di sini