NADIKABAR.COM — Perdana Menteri (PM) Spanyol Pedro Sanchez menegaskan pemilihan umum pada 29 November mendatang akan membuktikan bahwa Spanyol dipimpin dari dalam negeri sendiri secara berdaulat.
Dia menekankan negaranya tidak didikte oleh kekuatan asing, baik Amerika Serikat (AS), zionis Israel, Argentina, maupun Rusia.
Berbicara dalam sebuah agenda kampanye di Tarragona pada Sabtu (7/11), Sanchez menegaskan komitmennya untuk membendung pengaruh kelompok sayap kanan ekstrem internasional, seraya mempertahankan arah kebijakan luar negeri Spanyol dan penolakannya terhadap lonjakan anggaran militer.
"Pada 29 November nanti, kita akan tunjukkan kepada mereka lewat pilihan kita bahwa Spanyol diperintah dari Spanyol. Bukan dari Washington, bukan dari Tel Aviv, bukan dari Buenos Aires, bukan dari Moskow, melainkan dari Spanyol," ujar Sanchez.
"Kami tidak akan membiarkan negara ini dijadikan pangkalan terdepan ataupun halaman belakang bagi kelompok sayap kanan ekstrem internasional," kata dia.
Sanchez turut menegaskan sikap pemerintahannya yang menentang eskalasi perang di Iran dan secara konsisten mengecam kejahatan genosida yang menimpa warga sipil di Gaza.
Dia pun kembali menekankan dukungan penuh Spanyol terhadap kemerdekaan dan kedaulatan negara Palestina, serta terwujudnya perdamaian agar masyarakat Israel dan Palestina dapat hidup berdampingan secara damai.
Tak hanya itu, pemimpin Spanyol tersebut juga mempertahankan keputusannya yang menolak tuntutan Presiden AS Donald Trump yang mendesak negara-negara sekutu untuk mengalokasikan lima persen dari nilai produk domestik bruto (PDB) mereka demi mendanai belanja militer dan pertahanan.
Sanchez menyatakan bahwa Spanyol tidak akan membebani kas negara demi senjata, melainkan tetap memprioritaskan anggaran publik untuk sektor kesejahteraan masyarakat, seperti pendidikan, fasilitas kesehatan, jaminan sosial, dan dana pensiun warga.
Menutup pidatonya, Sanchez bertekad untuk terus melawan narasi kelompok sayap kanan dan menyebut Spanyol sebagai "mercusuar" yang akan senantiasa menginspirasi dunia.
Penerjemah: Uyu Septiyati Liman