"Penutupan untuk umum diberlakukan mulai tanggal 27 Agustus hingga 8 September mendatang karena sedang ada pengerjaan lintasan atletik," jelasnya.
Bagi masyarakat Sumber dan sekitarnya, Stadion Ranggajati bukan sekadar bangunan olahraga. Kawasan ini menjadi salah satu ruang publik yang dimanfaatkan warga untuk beraktivitas, mulai dari berolahraga hingga menjadi tempat berkumpul komunitas dan klub-klub olahraga.
Pada pagi dan sore hari, stadion kerap menjadi pilihan masyarakat untuk jogging dan melakukan aktivitas fisik. Sementara bagi klub olahraga, keberadaan fasilitas stadion menjadi bagian penting dalam menunjang kegiatan latihan maupun pembinaan atlet.
Karena itu, menurut Jois, pembenahan Stadion Ranggajati diharapkan tidak hanya memperbaiki tampilan fisik, tetapi juga meningkatkan kenyamanan masyarakat yang selama ini menjadikan fasilitas tersebut sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.
"Harapannya Pemda melalui Dispora dapat memberikan pelayanan terbaik. Banyak masyarakat kita yang memanfaatkan Stadion Ranggajati untuk jogging pagi dan sore, begitu juga dengan klub-klub olahraga. Jadi kami berupaya memaksimalkan fasilitas ini," katanya.
Upaya mempercantik sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas olahraga tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemkab Cirebon dalam menyediakan sarana publik yang layak bagi masyarakat.
Terlebih, fasilitas olahraga tidak hanya berfungsi sebagai tempat berolahraga. Di dalamnya terdapat ruang untuk pembinaan prestasi, interaksi sosial, hingga mendorong masyarakat menjalani pola hidup yang lebih aktif.