Namun, The New York Times menemukan banyak kejanggalan dari laporan Radical Numerics. Pertama, Radical Numerics tidak mengungkap informasi spesifik tentang uji coba klinis tersebut dan bagaimana hasilnya. Saat uji coba klinis berlangsung, Radical Numerics juga tidak memberikan informasi tentang pasien dan dokter yang terlibat.

Tidak hanya itu, laporan Radical Numerics tidak melalui proses peer-review atau diterbitkan di jurnal ilmiah. Radical Numerics hanya mengunggah makalah terkait uji coba tersebut di website perusahaan.

CEO Radical Numerics Eric Nguyen mengatakan timnya berencana membagikan informasi lebih lanjut setelah menerima persetujan dari pasien. Ia menyebut adanya perjanjian kerahasiaan sebagai alasan mengapa Radical Numerics belum dapat mengungkap informasi lebih lanjut untuk saa ini.