Nasional
HALAMAN 1 DARI 2
Studi: Kematian akibat kanker serviks diproyeksikan naik hingga tahun 2050
Penelitian baru menemukan bahwa kasus dan kematian akibat kanker serviks global diperkirakan akan meningkat masing-masing sebesar 20,2 persen dan 39,3 persen pada t
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 4 November 2026 pukul 00:27 WIB
• ⏱ 2 menit baca
NADIKABAR.COM — Penelitian baru menemukan bahwa kasus dan kematian akibat kanker serviks global diperkirakan akan meningkat masing-masing sebesar 20,2 persen dan 39,3 persen pada tahun 2050, meskipun kondisi ini sebagian besar dapat dicegah.
Para peneliti dari Australia dan negara-negara lain menganalisis angka kejadian kanker serviks, kematian, dan kerugian kesehatan di 204 negara dan kawasan selama periode 1990 hingga 2023, serta membuat pemodelan tren kasus penyakit tersebut hingga 2050, menurut ringkasan studi yang dipublikasikan di situs web Australian Science Media Center pada Selasa (3/11).
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.