NADIKABAR.COM β€” Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tetap dijaga di tengah kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) yang telah mencapai level 7,64 persen.

β€œPembiayaan kami jalankan sehingga kemudian bisa menciptakan APBN yang kredibel,” kata Suahasil kepada wartawan dalam kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin di Jakarta, Jumat.

Suahasil menjelaskan pembiayaan anggaran dikelola untuk memenuhi kebutuhan fleksibilitas belanja negara agar bisa merespons situasi ekonomi yang terus berkembang, termasuk pada sisi perekonomian global.

Menurut Suahasil, kondisi ekonomi saat ini menghadapi berbagai tantangan yang perlu diantisipasi, seperti volatilitas harga komoditas dan meningkatnya suku bunga di banyak negara.

β€œJadi, APBN memang harus fleksibel dalam konteks seperti itu. Dia adalah alat untuk menyejahterakan, untuk menumbuhkan, untuk melindungi masyarakat. Namun, dia harus tetap dipercaya bahwa akan bisa bekerja dengan baik,” tuturnya.