Para mahasiswa pun menyerukan 'buka jalannya'. Beberapa dari mereka menyampaikan orasi di atas mobil komando (mokom) yang berhenti di depan jalan menuju Tugu Muda.

Perwakilan BEM Universitas Diponegoro (Undip), Fadhil Zikra mengatakan, sebelumnya mahasiswa telah berjalan kaki dari sekitar Mall Paragon. Namun sebelum sampai ke Tugu Muda, mereka dihadang oleh pihak kepolisian.

"Kami ingin menyampaikan permasalahan yang hari ini dialami di Jawa Tengah. Tapi pada kesempatan hari ini kami dihalangi oleh aparat penegak hukum di sini tanpa dasar hukum yang jelas," kata Fadhil kepada NadiKabar.

"Dasar hukum yang diberikan adalah empiris bahwasanya kita mengganggu masyarakat yang ada di Semarang hari ini. Padahal kami hari ini hanya ingin berorasi dan menyampaikan campaign di Bundaran Tugu Muda," lanjutnya.

Ia mengatakan, mahasiswa telah menyiapkan berbagai skema agar demonstrasi di Tugu Muda tidak menyebabkan kemacetan yang parah.