"Meski BWF baru akan menerapkannya pada Januari 2027, tetapi kami sudah mulai menguji coba sistem ini. Tujuannya untuk membantu para pemain muda beradaptasi lebih cepat terhadap sistem durasi permainan yang lebih pendek," kata Direktur Superliga, Achmad Budiharto.

Para peserta Superliga Junior 2026 akan bertarung guna memperebutkan berbagai piala bergengsi. Di kategori U-13, Piala Tontowi Ahmad akan menjadi milik kampiun sektor putra sementara Piala Liliyana Natsir bagi sektor putri.

Di nomor U-15 Putra, 12 klub yang terdiri dari PB Djarum, Jaya Raya, Mutiara Cardinal, Talenta Manado, Champion Klaten, Victory Bandung, Suryanaga, Champion Kudus, Bukit Jalil Sports School (Malaysia), C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Singapore Badminton Academy dan Henan Province China akan bersaing untuk membawa pulang Piala Sigit Budiarto.

Adapun di U-15 Putri, 12 klub yang berpartisipasi yaitu PB Djarum, Taqi Arena, Mutiara Cardinal, Champion Klaten, Talenta Manado, Champion Kudus, Exist, Bukit Jalil Sports School (Malaysia), C.Y. Foundation Badminton (China Taipei), Singapore Badminton Academy, dan Henan Province China akan berjuang demi meraih Piala Maria Kristin Yulianti.