Arah kebijakan tersebut diharapkan mendukung penciptaan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi daerah.
Sementara di sektor pangan, Zulhas menyampaikan peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) dari 116 pada 2024 menjadi 131 pada data terbaru tahun ini. Capaian tersebut perlu dijaga melalui peningkatan produktivitas dan nilai tambah, termasuk memperkuat kesejahteraan nelayan.
"Berdasarkan capaian sampai dengan hari ini serta visi pemerintah ke depan, kita optimistis perdagangan dan investasi akan meningkat, dan perekonomian Indonesia semakin berkembang," pungkas Zulhas.
Pada kesempatan yang sama, Menko Pangan juga memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para eksportir penerima penghargaan Primaniyarta, buyers penerima Primaduta, serta para kepala daerah dan perwakilan RI yang dinilai mendukung ekspor nasional.
Zulhas pun mengajak seluruh peserta TEI 2026 untuk menawarkan produk-produk unggulan terbaik, memberikan pelayanan yang responsif, serta memastikan kesiapan kapasitas produksi agar peluang transaksi selama pameran dapat berkembang menjadi kerja sama bisnis dalam jangka panjang.