Dalam pembahasan itu, disepakati rencana pembukaan kembali rute Medan dengan frekuensi empat kali seminggu dan rute Banda Aceh dua kali seminggu.

Teuku Raja Keumangan menjelaskan pengoperasian kembali layanan penerbangan tersebut menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam mendorong pemulihan aktivitas Bandara Cut Nyak Dhien sebagai salah satu infrastruktur strategis yang mendukung konektivitas wilayah barat selatan Aceh.

Aktivitas penerbangan di bandara tersebut mengalami penurunan sejak pandemi COVID-19 melanda pada 2020.

Dampak pandemi dan berbagai kondisi setelahnya turut mempengaruhi keberlangsungan layanan transportasi udara yang selama ini dibutuhkan masyarakat untuk menunjang mobilitas antardaerah.