NADIKABAR.COM — Otoritas Taiwan mengumumkan penutupan hampir semua aktivitas umum pada Jumat menyusul ancaman topan Champi menerpa pulau tersebut.
Aktivitas perkantoran dan persekolahan ditangguhkan sepanjang hari Jumat untuk 20 dari 22 kabupaten dan kota di Taiwan, sementara maskapai penerbangan setempat membatalkan penerbangan domestik serta 40 penerbangan internasional, menurut laporan TVBS.
Sementara itu, kegiatan di Kabupaten Kinmen, sebuah gugus kepulauan Taiwan yang terletak di pesisir Fujian, China, dan sebagian besar Kabupaten Taitung di Taiwan tenggara dapat berlangsung seperti biasa pada Jumat.
Kedua kabupaten tersebut diketahui berada di luar wilayah berpotensi terdampak topan Champi.
Topan Champi yang kini statusnya merupakan topan moderat, diperkirakan akan sampai di titik terdekatnya dengan Taiwan pada Sabtu dini hari sekitar pukul 2 pagi (01:00 WIB).
Lebih lanjut, otoritas cuaca pusat Taiwan (CWA) mengatakan masih ada risiko topan tersebut sampai ke daratan pulau Taiwan.
CWA memperingatkan bahwa puncak terpaan topan akan terjadi sejak Jumat hingga Sabtu pagi, dengan kondisi topan diperkirakan mulai membaik pada Sabtu sore.
Hingga Kamis petang, topan Champi terdeteksi sejauh 450 kilometer di timur dari titik paling selatan Taiwan, Eluanbi, dan terpantau bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 18 kilometer per jam.
Peringatan hujan deras juga telah dikeluarkan untuk sejumlah wilayah Taiwan, dengan curah hujan diperkirakan akan semakin tinggi mulai Kamis petang hingga Sabtu pagi.
Penerjemah: Nabil Ihsan