Jaksa sempat meminta foto lama Jokowi. Namun Jokowi mengaku tak membawa.

"Kumisnya tipis. Baik. Apakah Saudara Saksi juga membawa foto diri pribadi untuk foto yang lama? Kalau tidak ada, akan kami tunjukkan dengan compare dengan barang bukti yang lain kepada Saudara Saksi. Apakah Saudara Saksi ada foto lama waktu pas dengan foto ijazah tersebut?" tanya jaksa.

Dalam sidang tersebut, Jokowi juga mengatakan telah melakukan proses kuliah kerja nyata (KKN) selama 3 bulan di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Jokowi mengaku mendapat nilai A.

"Apakah Saudara Saksi bisa memberikan penjelasan kepada kami terkait proses kuliah kerja nyata Saudara Saksi?" tanya jaksa.

"Kami melakukan KKN selama 3 bulan dan selama 3 bulan itu kami melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan kemasyarakatan. Yang kami lakukan saat itu adalah membuat tulisan sepuluh apa 10 Program Pokok PKK, memperbaiki tulisan musala, tulisan masjid yang kami perbarui, kami cat ulang, dan kami buat dengan huruf-huruf yang berbeda. Dan saya lulus KKN dengan nilai A," ujarnya.

Dalam sidang, Jokowi juga sempat menunjukkan ijazah dari tingkat SD hingga S-1. Jokowi menunjukkan ijazahnya di hadapan Roy Suryo.

Awalnya, jaksa menunjukkan barang bukti ijazah Jokowi ke hadapan majelis hakim. Jokowi meminta izin ke majelis hakim untuk menunjukkan ijazah tersebut ke hadapan pengunjung sidang. Hakim sempat meminta Jokowi menunjukkan ijazah tersebut setelah persidangan.