NADIKABAR.COM — Tasya Farasya meluapkan emosinya karena mendapati rumah mewahnya retak parah di berbagai sudut akibat kejanggalan fatal dalam proses konstruksi. Ia berang karena belum sampai setahun bangunan empat lantai itu ditempati.
Kekesalan Tasya memuncak setelah tim pemeriksa membongkar sejumlah dinding dan menemukan dugaan kelalaian pengerjaan yang tidak sesuai standar arsitek.
Melalui unggahan di Instagram Story pada akhir pekan lalu, Sabtu (24/10), ia meluapkan amarahnya sembari memperdengarkan riuhnya ketukan palu tukang yang membongkar rumahnya.
"Banyak sekali tukang di rumahku. Kenapa? Karena bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang seharusnya ditemukan ada besi, eh malah jadinya ada kayu," keluh Tasya membeberkan salah satu temuan paling mengejutkan di huniannya.
Kerusakan nyatanya tak cuma soal kayu yang diselundupkan untuk menggantikan besi. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa sambungan antara struktur kolom dan dinding bata ringan atau hebel sama sekali tidak dipasangi besi penghubung.