Saat ini, sambung Bahlil, sudah ada tiga pabrik baterai mobil yang ada di Indonesia.

"Satu yang punya Hyundai, yang awal 10 giga, kemudian satunya juga yang kemarin diresmikan di Halmahera ini yang dilakukan oleh investor dari China. Yang ketiga CATL kerja sama dengan Antam yang akan diresmikan oleh Bapak Presiden," ucap dia.

Dengan begitu, Bahlil mengungkapkan ekosistem baterai mobil Indonesia sudah terintegrasi antara mining, smelter, HPAL, prekursor, katoda, hingga battery cell.