NADIKABAR.COM — Salah satu pilar dasar islam adalah keyakinan adanya kiamat, yang dalam Al-Qur'an dan hadis sering disebut dengan Hari Akhir. Penyebutan ini mengisyaratkan bahwa kiamat terkait erat dengan saat-saat terakhir alam semesta dan kehidupan makhluk.

Dalam surah Ghafir ayat 59 yang terjemahannya," Sesungguhnya hari Kiamat pasti akan datang. Tidak ada keraguan tentangnya, tetapi kebanyakan manusia tidak beriman."

Maknanya adalah: Setelah menegaskan bahwa menciptakan langit dan bumi merupakan pekerjaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan membangkitkan manusia dari kubur, maka sekarang Allah SWT. mempertegas keniscayaan akan datangnya Kiamat. Sesungguhnya hari Kiamat yang dijanjikan itu pasti akan datang, tidak ada keraguan tentang kedatangan-nya sedikit pun. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak beriman walaupun sudah terlalu banyak bukti yang diperlihatkan untuk itu.

Syekh al-Qurthubi berkata," Mengenai peristiwa terbelahnya langit, bintang/bintang saling bertabrakan, serta terhapusnya matahari dan bulan, menurut al Muhasabi dan lainnya bahwa semua itu terjadi setelah seluruh manusia berkumpul di padang Mahsyar."

Hal ini dilanjutkan dengan firman berikutnya dalam surah al-Hajj ayat 1-2 yang terjemahannya,"Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu. Sesungguhnya guncangan hari Kiamat itu adalah sesuatu yang sangat besar. Pada hari kamu melihatnya (guncangan itu), semua perempuan yang menyusui melupakan anak yang disusuinya, setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya dan kamu melihat manusia mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk. Akan tetapi, azab Allah itu sangat keras."

Maknanya adalah : Ayat ini mengimbau agar manusia mawas diri serta menjaga diri-nya dari azab Allah SWT. pada hari Kiamat dengan beriman dan bertakwa. Wahai manusia! Saatnya kamu menyimak pesan Allah SWT. Bertakwalah kepada Tuhanmu dengan beriman dan melaksanakan perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya; sungguh, meskipun kamu belum mengalami, guncangan hari Kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar, menyebabkan manusia takut, panik dan tak tahu harus berbuat apa.