NADIKABAR.COM — Keluarga Willy Mboik (24) begitu terpukul. Willy yang baru dua bulan berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Dinas Pertanian dan Peternakan Jayawijaya harus kehilangan nyawa akibat ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Willy adalah salah satu dari tiga korban tewas dalam penembakan itu.
Keluarga yang terpukul atas kejadian ini disampaikan kerabat Willy kepada wartawan saat ditemui di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (10/9/2026). Menurut kerabat Willy, keluarga yang di Kupang maupun Rote Ndao sangat terpukul mendengar kabar duka tersebut.
"Bapak saat dengar kabar ini sangat terpukul dan sedih serta kecewa juga," ujar kerabat Willy.
Kerabat menceritakan Willy saat kejadian bersama rombongan sedang membagikan bibit dan anakan babi untuk warga. Nama Willy awalnya tidak masuk dalam daftar keberangkatan. Namun, ia ikut karena bersama teman-teman satu kantor.
Ketika jenazah Willy tiba di rumah sakit, tutur kerabat Willy, ada satu ibu sesama pegawai di sana menangis. Dia mengatakan Willy ikut bersama rombongan meski namanya tidak masuk dalam daftar.