"Karena kami mendapatkan privilege untuk rilis di hari Peringatan Sumpah Pemuda. Jadi ini merupakan hari yang spesial, film yang spesial, terutama untuk generasi muda," tutur Sakti.
"Datang lah ke bioskop, bukan hanya untuk menonton. Tetapi untuk selebrasi bahwa hari itu adalah hari Sumpah Pemuda. Dan juga perayaan bahwa kita ini adalah bangsa Indonesia yang mempunyai kebanggaan," ucapnya.
"Walaupun kita diterpa banyak kesulitan saat ini, semoga dengan menonton film ini, ada sedikit kebanggaan yang bisa kita dapatkan dan dibawa pulang ke rumah."
Dokumenter tersebut diarahkan Arief Soeliscane dan Sam Webb, bersama penulis Joy Gievano.