NADIKABAR.COM — Suasana dini hari di Kampung Ongrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah mencekam. Sejumlah pemuda yang tengah berkumpul menjadi sasaran penyerangan pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Serangan tersebut membuat dua orang menjadi korban penganiayaan. Salah satunya, Hamdan, mengalami luka serius di kepala setelah disabet senjata tajam jenis celurit hingga tubuhnya bersimbah darah.
Hamdan saat itu berada di sebuah toko ban ketika serangan terjadi. Dalam kondisi terluka, ia berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju toko milik warga untuk mencari perlindungan.
Pemilik toko ban, Topik Akbar, masih mengingat jelas suasana ketika korban tiba di tempatnya. Ia melihat Hamdan datang dalam keadaan panik dengan darah mengucur dari bagian kepalanya.
"Waktu itu kejadiannya sekitar jam satu malam (01.00 WIB). Posisi saya lagi di dalam warung, tiba-tiba korban lari ke sini sambil minta tolong. Pas dilihat, kondisinya sudah berdarah-darah, luka parah di bagian kepala. Dia langsung masuk minta perlindungan ke warung saya," ujar Topik.