NADIKABAR.COM — Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi seorang pendaki remaja bernama Hikmah (14) asal Lombok Timur di kawasan Bukit Pergasingan kaki Gunung Rinjani Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu, 25 Oktober 2026.
"Korban mendaki bersama rombongan sejak pukul 04.00 Wita. Saat melakukan pendakian, korban terpeleset hingga mengalami cedera pada bagian kaki serta kondisi tubuh yang lemas, sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan," kata Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Mataram, Minggu.
Ia mengatakan guru pendamping korban kemudian melapor ke Unit Siaga SAR (USS) Sembalun pada Minggu siang, dengan posisi terakhir korban berada di area Camp 2 Puncak Pergasingan.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue USS Sembalun bergerak cepat berkoordinasi dengan Nusa Medica Clinic, pengelola Bukit Pergasingan, serta unsur SAR gabungan untuk melaksanakan tracking menuju lokasi korban.
Tim melibatkan unsur dari Unit SAR Lombok Timur, EMHC, TNGR, TSBD, Polsek Sembalun, Koramil Sembalun, Pengelola Bukit Pergasingan dan Sempana, KKN Undikma dan Unham, IAI Hamzanwadi Pancor.
Sekitar pukul 16.57 Wita, tim SAR gabungan berhasil menjangkau posisi korban dan langsung memberikan penanganan medis awal di lokasi sebelum proses evakuasi turun dilakukan menggunakan tandu (stretcher).
"Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Sembalun dan tiba di tujuan pukul 20.54 Wita untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.
Pihaknya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang bergerak cepat di lapangan.
"Kami mengapresiasi sinergi dan kecepatan respons dari seluruh unsur SAR gabungan, yang bahu-membahu menangani kejadian ini, sehingga korban dapat dievakuasi dengan selamat," ujarnya.
Dengan telah dievakuasi korban dalam keadaan selamat dan diserahkannya kepada pihak keluarga serta tim medis, operasi SAR dinyatakan ditutup.