Saudi telah meminta Presiden AS Donald Trump untuk membantu menghentikan Houthi. Padahal sejak Mei 2025 AS terikat gencatan senjata dengan Houthi.
New York Times melaporkan bahwa awal pekan ini, Trump ditelepon oleh Pangeran Mohamed bin Salman dari Saudi. Tapi sampai kini Trump ragu bertindak karena dihadapkan pada dilema.
Jika membantu Saudi, maka AS membuka potensi diserangnya lagi kapal-kapal sipil dan militer mereka oleh Houthi ketika berlayar di Laut Merah dan Teluk Aden. Iran juga bisa terpancing untuk kembali berperang dengan AS jika Trump menuruti permintaan Saudi untuk menyerang Houthi.
Di sisi lain, Trump membutuhkan Saudi dalam konfliknya dengan Iran. Tapi ada potensi Saudi kali ini akan lebih permisif kepada AS dalam menggunakan wilayahnya untuk menyerang Iran.