"Kami mendukung pencegahan kebakaran. Kami juga tidak ingin terjadi kebakaran di Rinjani. Tetapi pemerintah harus memahami kondisi kawasan yang dikelolanya," kata Royal.

Royal menyebut kebakaran di Gunung Rinjani hampir terjadi setiap tahun. Menurutnya, kawasan yang terbakar didominasi di area savana dan tidak selalu di jalur pendakian.

Ia menjelaskan sejumlah kebakaran yang terjadi sebelumnya terjadi di kawasan lahan pertanian akibat aktivitas pembakaran lahan. Sementara untuk titik kebakaran berada jauh dari kawasan pendakian.

"Kalau melihat sejarah kebakaran di Rinjani, titiknya tidak selalu berasal dari aktivitas pendaki. Karena itu, kami mempertanyakan mengapa Rinjani harus diberlakukan dengan kebijakan yang sama dengan kawasan yang ada di Kalimantan," ujar Royal.

Royal juga menyoroti penghentian booking online pendakian yang berlaku mulai 1 September kemarin. Menurutnya, meski disebut pembatasan, penghentian pemesanan tersebut pada praktiknya dapat membuat aktivitas pendakian terhenti.