Untuk menjinakkan amukan api, sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran dan tangki air dikerahkan ke lokasi. Pihak kepolisian dan TNI turut membantu menyuplai logistik serta mengamankan jalur lalu lintas armada di sekitar wilayah Mangunreja.

"Armada damkar dari BPBD, Tagana, TNI dan polisi dikerahkan," kata Agus.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan (cooling down) dan penyiraman mendalam pada tumpukan sampah guna memastikan tidak ada lagi bara api tersembunyi di lapisan bawah yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Api sudah mulai dikendalikan, tidak sampai ke lahah atau permukiman warga,"kata Agus.