"Ceritanya sudah ada sejak nenek moyang. Dulu sebagai penarik agar banyak yang mau datang ke masjid dan terus dilestarikan sampai sekarang," ungkapnya.

Usai tebar koin, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan kenduri. Warga membawa sekitar 1.200 ingkung ke kawasan Masjid Al-Ishaq.

Hidangan tersebut menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh. Setelah doa bersama, ribuan ingkung kemudian dinikmati warga secara bersama-sama.