Sopir truk rongsokan, Nanang, mengaku sudah memastikan kondisi jalan aman melalui spion sebelum berpindah lajur.
"Saya lagi nyalip Fuso yang pelan, pas mau balik lagi ditabrak sama kontainer itu. Di spion padahal kelihatan aman. Setelah ditabrak mobil oleng dan setir enggak bisa dikendalikan," ujar Nanang di lokasi kejadian, Sabtu (22/08/2026).
Akibat benturan keras tersebut, truk bermuatan rongsokan terguling di tengah jalan dan muatan limbahnya berserakan menutup seluruh lajur tol. Sementara itu, truk kontainer terperosok masuk ke dalam parit di bahu jalan.
Kanit PJR Tol Cipularang, Iptu Kosim, membenarkan dugaan sementara kecelakaan tersebut dipicu oleh manuver pindah lajur yang mendadak.