Menurutnya, keberadaan lembaga ini penting agar seluruh unit kerja memiliki pemahaman yang sama, mulai dari cara mengurangi sampah hingga penguatan pengurangan emisi karbon di lingkungan kampus.

Dari sisi akademik, ia menyebut prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) telah mulai diintegrasikan ke dalam kurikulum pembelajaran di UMY. Ia menilai langkah ini penting agar kesadaran keberlanjutan tertanam dalam proses belajar-mengajar.

"Sistem ini memang perlu dikelola secara khusus untuk mendukung SDGs. Bagaimana SDGs ini mampu ditekankan di dalam kurikulum, juga mampu untuk menghasilkan riset-riset yang berdampak," ujar Dyah.

Selain kelembagaan dan kurikulum, UMY turut menegaskan identitasnya sebagai kampus yang memadukan nilai keislaman dengan prinsip keberlanjutan. Arin menyebut istilah "Islamic Green Campus" sebagai gambaran arah besar yang ingin dibangun UMY ke depan.

"Islamic Green Campus itu mampu untuk mengintegrasikan antara nilai-nilai islami dengan nilai-nilai keberlanjutan," lanjutnya.

Salah satu wujud konkret integrasi tersebut tampak dari cara UMY memanfaatkan air bekas ibadah wudhu di masjid kampus, yang dialirkan kembali untuk menyiram tanaman di lingkungan kampus.

Di balik capaian tersebut, Dyah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan. Salah satunya adalah pemenuhan kriteria tata kelola dan digitalisasi yang mulai diterapkan dalam penilaian UI GreenMetric 2026.

UI GreenMetric kini menggunakan 60 indikator yang terbagi dalam tujuh kriteria, yaitu penataan ruang dan infrastruktur, energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, pendidikan dan riset, serta tata kelola dan digitalisasi.

"Tata kelola dan digitalisasi yang dikembangkan UMY harus menjadi penopang agar universitas dapat bekerja lebih efisien. Data, sistem, dan aplikasi yang dimiliki juga harus saling terhubung," kata Dyah.

Capaian nasional ini menjadi modal bagi UMY menjelang pengumuman UI GreenMetric World University Rankings 2026. Pengumuman peringkat dunia dijadwalkan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan UI GreenMetric pada 23-25 September 2026 di Baku, Azerbaijan.

"Kami optimistis posisi UMY di tingkat global dapat semakin diperhitungkan oleh berbagai universitas di dunia," pungkasnya.