"Inisiatif ini menjadi salah satu langkah penting dari upaya pengembangan alat berat dengan teknologi elektrifikasi di Indonesia untuk mewujudkan industri pertambangan yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan," ujar Jonathan.

Sebagai anak usaha UNTR dan salah satu kontraktor penambangan terbesar di Indonesia, Jonathan mengatakan PAMA telah berpengalaman dalam menjalankan kegiatan operasional pertambangan skala besar.

Dengan lebih dari 3.000 unit Komatsu HD785-7 yang beroperasi di berbagai proyek, menurutnya, pengalaman operasional tersebut menjadi basis yang relevan untuk mengevaluasi performa dan daya tahan teknologi EREV dalam operasional pertambangan.

Sementara itu, Kideco dipilih sebagai lokasi pengujian unit untuk memperoleh data mengenai performa teknologi EREV dalam kondisi pertambangan yang sebenarnya.