Fokus Perkuat Merek dan Bisnis Digital
Di tengah pertumbuhan tersebut, Unilever Indonesia melanjutkan transformasi bisnis untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan pertumbuhan. Perusahaan menetapkan tiga prioritas utama, yakni memperkuat merek, meningkatkan porsi produk premium, dan mengembangkan bisnis digital.
Pada aspek penguatan merek, Unilever menerapkan kerangka S.A.S.S.Y. yang mencakup sains (Science), estetika (Aesthetics), pengalaman sensoris (Sensorial Experiences), advokasi konsumen (Consumer Advocacy), serta relevansi dengan generasi muda (Youthful Relevance).
Perseroan menyebut Sunsilk dan Rinso sebagai contoh merek yang dikembangkan melalui penguatan keunggulan produk, daya tarik merek, dan relevansi budaya.
Unilever Indonesia juga melihat peluang dari segmen premium. Segmen ini mencakup sekitar 32% dari total pasar dan tumbuh hampir dua kali lebih cepat dibandingkan segmen utama (mainstream). Perusahaan menyebut lebih dari 70% bisnis premiumnya mencatatkan kinerja yang lebih unggul dibandingkan pasar masing-masing.
Sementara itu, pengembangan bisnis digital dilakukan melalui pemasaran berbasis media sosial, aktivitas live streaming, dan kemitraan afiliasi. Strategi tersebut ditujukan untuk mempercepat pertumbuhan sekaligus memperkuat hubungan dengan konsumen di berbagai kanal digital.