NADIKABAR.COM — Upin dan Ipin kembali menjadi sorotan setelah menyuarakan keresahan terkait polusi dan kabut asap kebakaran hutan di Indonesia yang masih menyelimuti Malaysia.

Kritik yang disampaikan melalui unggahan media sosial dalam beberapa waktu terakhir ternyata bukan kali pertama serial asal Malaysia itu mengangkat persoalan jerebu atau kabut asap.

Upin dan Ipin pernah membahas persoalan tersebut melalui episode bertajuk Bahaya Jerebu yang tayang di YouTube pada 14 September 2015. Namun, episode tersebut sesungguhnya bagian dari season 7 yang pertama kali rilis Oktober 2013.

Episode itu menyoroti penyebab munculnya jerebu, dampaknya terhadap kesehatan, hingga gangguan yang ditimbulkan terhadap aktivitas warga Kampung Durian Runtuh.

Sejumlah tokoh, mulai dari Tok Dalang, Kak Ros, hingga Cikgu Melati, turut memberikan penjelasan dan edukasi mengenai bahaya jerebu.

Dalam episode tersebut, Tok Dalang menjelaskan bahaya jerebu bagi kesehatan hingga dampaknya terhadap kegiatan sehari-hari.

Ia juga menjelaskan bahwa jerebu dapat muncul akibat kebakaran lahan yang dipicu oleh tindakan manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah di ruang terbuka.

Dalam episode itu, jerebu juga digambarkan membatasi aktivitas warga Kampung Durian Runtuh. Mereka harus mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, para bocah tidak bisa leluasa bermain di luar rumah karena khawatir jatuh sakit.