NADIKABAR.COM — Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memuji kerja keras timnya, Honda Team Asia, setelah berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di Moto3 GP Malaysia, Sirkuit Sepang, Minggu.

Pada balapan tersebut, Veda merebut tempat di podium kedua (runner-up), yang membuatnya menjadi pembalap Indonesia pertama yang menorehkan prestasi tersebut sepanjang sejarah balap sepeda motor grand prix (GP).

"Tentu saya harus mengucapkan terima kasih kepada tim yang sudah melakukan pekerjaan bagus sepanjang pekan ini," ujar Veda, dikutip dari wawancaranya dengan MotoGP seusai balapan.

Menurut pembalap berusia 17 tahun itu, prestasinya dan Honda Team Asia di Sepang terasa luar biasa, apalagi pada minggu sebelumnya balapan GP Australia di Sirkuit Philip Island dibatalkan karena cuaca buruk.

Veda menghormati keputusan race direction di Australia, tetapi menyayangkan pembatalan itu lantaran di sana dia meraih pole position (start terdepan).

"Namun, saya berhasil membayarnya di sini (Sepang-red)," kata dia.

Selain tim, remaja asal DI Yogyakarta itu juga berterima kasih kepada keluarga dan para pendukungnya.

Bagi Veda, keluarga menjadi motivasi terbesarnya, termasuk saat balapan di GP Malaysia.

"Saya sangat bahagia meraih podium di Sepang, khususnya karena semua anggota keluarga saya, ayah, ibu, adik dan sepupu, hadir di sini," tutur dia.

Podium di Sepang menjadi yang kedua bagi Veda di Moto3 2026, di mana dia berstatus debutan (rookie), setelah finis di posisi ketiga GP Brasil pada Maret.

Prestasinya di Moto3 pun nyaris lengkap karena sudah mendapatkan pole position, podium ketiga dan podium kedua. Yang kurang tinggal merengkuh status pemenang seri.

Veda tentu ingin menjadi yang terbaik di balapan. Namun, saat ini, dia mengaku hanya mau menikmati podiumnya di Malaysia.

"Saya akan menikmati hari ini. Namun, setelah itu harus fokus lagi karena pekan depan masih ada balapan," kata dia.

Setelah Malaysia, balapan Moto3 2026 akan berlanjut ke GP Qatar yang rencananya dilaksanakan pada 6-8 November.