Vicky turut menyoroti dampak kebakaran hutan terhadap masyarakat hingga satwa, terutama kelompok rentan, seperti bayi dan lansia yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
"Buka mata kalian. Di sana bayi-bayi dan lansia sedang bertarung nyawa. Tenggorokannya terbakar dan paru-parunya diracuni meski bernapas di rumah sendiri," ungkap Vicky menggebu-gebu.
"Hutan kita hangus di jarah korporasi. Satwa mati terpanggang, tidak ada area aman untuk mereka berlari. Dan kalian cuma duduk manis nonton dari balik layar smartphone," tutur Vicky Prasetyo.
Unggahan Vicky pun ramai dikomentari para pengguna media sosial, termasuk akun-akun centang biru yang terbilang memiliki banyak pengikut. Mereka setuju dengan pendapat dan desakan yang Vicky tujukan kepada para influencer maupun artis yang masih bungkam terhadap kondisi karhutla.
Salah satunya datang dari presenter Chacha Frederica, yang ikut geram dengan bungkamnya sejumlah selebritas maupun influencer yang memiliki banyak pengikut.
"Saya enggak bisu, saya berisik, sampai capek sama influencer yang diam dan cuma menampilkan konten kecantikan, fesyen, dan kelucuan anaknya saja biar dapat komen 'gemas banget, gemas banget.'" tulisnya.
"Sok netral demi brand. Ini sudah bukan tentang brand atau ekonomi, ini tentang hak dasar hidup manusia, ini tentang kemanusiaan."