Berdasarkan ensiklopedia Britannica, mereka mulai menyediakan gedung pertemuan bagi para penari untuk berkumpul, mendatangkan pemusik untuk mengiringi tarian, serta penari profesional untuk membantu mereka yang terdampak agar terus menari.

Akan tetapi, langkah ini justru memperparah penyebaran wabah tersebut. Pada akhirnya, 400 orang 'tertular' wabah menari. Sejumlah orang meninggal dunia akibat kelelahan ekstrem. Namun pada awal September di tahun yang sama, wabah menari itu mulai mereda.

Wabah menari ini merupakan kejadian yang paling terdokumentasi dengan lengkap dari beberapa wabah serupa di Eropa. Namun, alasan wabah ini bisa terjadi masih belum terpecahkan.

Menurut catatan sejarah, alasan wabah itu bisa menyebar adalah adanya andil roh jahat dan kondisi daerah yang terlalu panas. Para peneliti pada abad ke-20 menduga mereka yangterdampak telah mengonsumsi roti yang terbuat dari tepung gandum hitam yang terkontaminasi jamur penyebab kejang.