Ia menilai kepemimpinan Polri di bawah Jenderal Suyudi Ario Seto sudah tepat. Ia memandang kebijakan yang dilakukan Suyudi mampu menyelamatkan pemerintahan.
"Jadi karena itu saya sendiri, Pak Suyudi harus melakukan ini dicari siapa otaknya, diberantas sampai seakar-akarnya. Saya kira langkah yang dilakukan oleh Pak Suyudi, ya, mulai dari sehari setelah beliau menjabat sampai hari ini, tidak ada yang tidak nge-backup," ujar Akhmad.
"Sudah sangat tepat. Tidak ada yang tidak mem-backup, semua mem-backup. Jadi, nggak boleh ada musuh dalam selimut," imbuhnya.
Diketahui, Bareskrim Polri menetapkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dkk sebagai tersangka kasus penyadapan hingga illegal access yang salah satu targetnya ialah Presiden Prabowo Subianto. Polri menyatakan target penyadapan tersebut juga menyasar tokoh politik.