Meski begitu, kedua ahli menilai waktu makan bukan faktor utama dalam mengatur gula darah. Jenis karbohidrat, jumlah konsumsi, serta makanan yang menyertainya juga perlu mendapat perhatian.
"Saya lebih menyarankan untuk orang-orang lebih memperhatikan jenis karbohidrat, jumlahnya, dan makanan pendampingnya daripada terlalu terpaku pada waktu," ujar Peruvemba.
Karbohidrat sebaiknya dikombinasikan dengan makanan yang mengandung serat, protein, atau lemak sehat. Kombinasi tersebut dapat memperlambat proses pencernaan sehingga membantu mengurangi kemungkinan lonjakan kadar glukosa.
Selain itu, seseorang dapat membagi konsumsi karbohidrat secara lebih merata melalui makanan utama dan camilan sepanjang hari. Cara tersebut dapat membantu mengatur asupan karbohidrat tanpa terlalu berfokus pada satu waktu makan tertentu.
Baca berita selengkapnya di NadiKabar.