"Saya yakin dari awal akan memberikan yang terbaik sebenarnya. Tapi pada kenyataannya kan terjadi seperti itu, sekarang kami dikasih janji dan itu tidak akan menjadi jaminan untuk tidak terulang lagi. Intinya kami sudah bersepakat untuk tidak menerima MBG selamanya," tutur Surya.

Sebagai solusi mencegah kejadian serupa terulang, dia melanjutkan, wali murid mengusulkan anggaran MBG disalurkan berupa uang tunai kepada penerima.

"Secara usulan kami kemarin, kalau bisa dikompensasi dalam bentuk uang, saya rasa secara realisasi akan sulit. Tapi terlepas dari itu, intinya pemberian makanan itu kami tidak terima lagi," pungkas Surya.