"Kalau seandainya direvitalisasi ulang harus tetap sama. Karena ini adalah bentuk bangunan itu sudah peninggalan," tegasnya.

Talim menyampaikan bahwa, kebakaran kali ini bukanlah yang pertama kali. Ia menyebut, kejadian serupa juga pernah terjadi beberapa tahun yang lalu tetapi tak separah ini.

"Pernah ada sebelumnya tapi nggak separah ini. Habis semua kan kalau sekarang," tegasnya.

Kebakaran ini menuai luka yang mendalam bagi masyarakat Sade. Ia menyebut, selain membakar tempat tinggal, tetapi juga hampir membakar sejarah yang telah dibangun ratusan tahun yang lalu.

"Semoga cepet dibangun lah ya," katanya.

Talim menyebut, seluruh warga saat ini telah bersepakat untuk mempertahankan desain bangunan sebelumnya. Sementara itu, pihaknya memilih tak ikut campur ihwal keamanan ke depan, ia mengaku percaya dengan pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi warga.

"Kalau itu nanti kita serahkan ke pemerintah bagaimana keamanannya," pungkasnya.