Sudjarwanto berujar, saat itu wasit bertindak mengacu pada regulasi pertandingan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

"Karena bukan pelanggaran di dalam peraturan pertandingan IPSI, harus dihitung sampai sepuluh baru setelah itu medis melakukan pertolongan pertama pada cedera atlet tersebut," kata Sudjarwanto menyampaikan penjelasan Technical Delegate Pencak Silat saat dihubungi, Kamis (29/10).

Ia menyebut atlet bernama Kukuh tersebut selanjutnya mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Primaya. Sudjarwanto sudah menjenguk Rabu (28/10) kemarin dan atlet yang bersangkutan dalam kondisi sehat.

Meski dalam kondisi sehat, Sudjarwanto bilang, pihaknya meminta agar atlet yang bersangkutan tetap diobservasi.