Dalam kasus-kasus seperti ini, pelaku dapat memanfaatkan data pribadi pengguna, bahkan jika pengguna tidak jadi melakukan pembayaran secara langsung saat itu. Skema ini merupakan langkah awal untuk penipuan lain yang nantinya akan mengakibatkan kerugian finansial.
"Itulah sebabnya penawaran diskon tidak resmi, sistem pemesanan awal (pre-order), atau layanan 'cek ketersediaan' harus diwaspadai sebagai tanda bahaya," tegas Olga.
Modus penipuan ini menyasar calon pembeli produk flagship yang memiliki daya beli tinggi, pelakunya juga merancang agar korban terburu-buru dan tidak memedulikan verifikasi lebih lanjut. Berikut panduan aman bertransaksi online yang disarankan agar terhindar dari modus-modus penipuan.