Lingkup pekerjaan WIKA dalam penanganan longsoran ini meliputi pemasangan pondasi dalam (bore pile) di 132 titik, penanganan aliran air permukaan, serta perbaikan jalur utama pada ruas KM 177–KM 178. Per 21 September 2026, progres penanganan telah mencapai 33,61%, dengan target penyelesaian pekerjaan bore pile pada Desember 2026 dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan pada 3 Maret 2027.

Sejumlah tahapan penanganan telah diselesaikan, di antaranya perkuatan pondasi, perataan tanah, serta pemasangan angkur tanah untuk menahan pergerakan lereng. Saat ini pekerjaan berfokus pada perkuatan pondasi tambahan di Slope 9, penanganan aliran air permukaan, serta perbaikan jalur utama pada ruas KM 177–KM 178. Dalam pelaksanaannya, WIKA melibatkan sekitar 253 tenaga kerja dengan penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara konsisten, mulai dari tahap perencanaan hingga pekerjaan berlangsung di lapangan.

Dari sisi inovasi, WIKA menerapkan metode pondasi dengan pelapis baja permanen yang diperkuat khusus agar tetap kokoh meski dipasang di area rawan pergerakan tanah, sehingga struktur penahan dapat terpasang dengan aman sesuai kedalaman yang direncanakan. Setelah rampung, pekerjaan ini akan mengembalikan kondisi badan jalan Tol Cisumdawu pada ruas KM 177+090–177+400, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan yang melintasi kawasan tersebut.