"Diduga korban kedua anaknya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan meninggal dengan cara dibekap dan dicekik, setelah itu bapaknya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri," tutur Ariasandy, Senin (14/9/2026).
Ketiga jasad kemudian dievakuasi ke RSUP Prof. IGNG Ngoerah untuk menjalani pemeriksaan autopsi. Proses forensik tersebut dilakukan guna memastikan penyebab kematian masing-masing korban.
Berdasarkan pantauan NadiKabar di lokasi kejadian pada Senin siang, bungalow tersebut masih beroperasi dan dihuni oleh penghuni lainnya. Namun, area bungalow tempat ketiga jasad ditemukan telah dipasangi garis polisi.
Dari bagian depan lokasi, hanya terlihat sepasang sandal dan sejumlah peralatan kebersihan yang berada di bungalow tersebut. Hingga siang hari, tidak tampak aktivitas petugas kepolisian di sekitar lokasi kejadian.