Zulhas berharap, pengiriman perdana ke Thailand dapat berlanjut secara rutin, dan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk olahan hasil laut dari Asahan.
"Dengan begini, setelah melepas ekspor terasi, akses pasar semakin terbuka. Kita minta Bank Indonesia, Pak Bupati, tolong didukung semua agar UMKM kita bisa berkembang," pungkas Menko Pangan.
Kabupaten Asahan yang memiliki garis pantai sekitar 56 kilometer di Selat Malaka, menjadi salah satu daerah dengan produksi perikanan tangkap terbesar di Sumatra Utara. Hingga September 2026, produksi perikanan tangkap Asahan tercatat mencapai 50.658 ton.