Di sektor kesehatan, hampir seluruh fasilitas terdampak telah kembali beroperasi. Namun, penyelesaian enam puskesmas pembantu di Sumatera Utara masih menjadi perhatian agar layanan kesehatan dapat berjalan optimal di bangunan yang layak.

Kegiatan belajar mengajar telah kembali berlangsung, sedangkan rehabilitasi dan pembangunan gedung sekolah yang terdampak masih terus dilakukan.

Di sektor permukiman, pemerintah juga mempercepat penyediaan hunian bagi warga terdampak agar mereka dapat segera menempati tempat tinggal yang aman dan permanen.

Sugiono menilai sejumlah pekerjaan masih membutuhkan akselerasi. Namun, dengan penguatan koordinasi dan penyelesaian kendala secara bersama, seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi diyakini dapat berjalan sesuai rencana.

"Memang di beberapa tempat harus kita lakukan akselerasi, tetapi saya kira semua itu bisa terlaksana dengan baik sesuai dengan yang kita harapkan," katanya.