NADIKABAR.COM — Sebanyak 208 lansia di Lamongan diwisuda setelah mengikuti program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) yang berlangsung selama 6 bulan. Mereka mengikuti 12 kali pertemuan pembelajaran sebelum dinyatakan lulus.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lamongan, Aini Mas'idha menjelaskan 208 peserta yang diwisuda kali ini merupakan perwakilan dari tujuh kecamatan dan delapan desa.

Rinciannya, Selantang Bugenvil Desa Kedungwaras, Kecamatan Modo, meluluskan 20 peserta. Kemudian Selantang Nusa Indah Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, sebanyak 28 peserta.

Selantang Tentrem Desa Karangcangkring, Kecamatan Kedungpring, meluluskan 21 peserta, sedangkan Selantang Melati Desa Mantup, Kecamatan Mantup, sebanyak 25 peserta. Dari Kecamatan Sukodadi terdapat dua kelas, yakni Selantang Bugenvil Desa Bandungsari dengan 34 peserta dan Selantang Sedap Malam Desa Balongtawun dengan 21 peserta.

"Selanjutnya, Selantang Nangka Desa Mungli, Kecamatan Kalitengah, meluluskan 39 peserta dan Selantang Sakura Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan, sebanyak 20 peserta," papar Aini Mas'idha.