Dia menyebut sejumlah peserta Selantang juga merupakan tokoh masyarakat. Karena itu, ilmu yang diperoleh selama mengikuti pembelajaran dinilai dapat memberikan manfaat lebih luas. "Minimal untuk keluarganya sendiri," ujarnya.
Yuhronur juga menyampaikan, berdasarkan data WHO, sekitar 12 persen penduduk Indonesia masuk kategori lanjut usia. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan perhatian agar para lansia tetap dapat menjalani kehidupan secara sehat dan produktif.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Shodiqin yang juga hadir dalam acara ini, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Selantang di Lamongan. Dia menilai semangat dan kedisiplinan para peserta selama mengikuti pembelajaran patut diapresiasi.
"Atas nama Perwakilan BKKBN, kami menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya seluruh rangkaian proses pembelajaran di Selantang," ujar Shodiqin.
Menurutnya, para peserta telah mengikuti pembelajaran mengenai tujuh dimensi lansia tangguh. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para lansia untuk menjalani masa lanjut usia secara lebih berkualitas.