Kepala Dinkes Sidoarjo dr Lakhsmie Herawati Yuwantina memastikan bahwa dari total tersebut, sebanyak 88 pasien masih menjalani perawatan rawat inap di rumah sakit dalam kondisi stabil.

Ternyata dampak makanan bermasalah tersebut tidak hanya menyasar Ponpes Manbaul Hikam. Ada sejumlah siswa dari SDN Kalitengah 1 dan SDN Kalitengah 2 yang dilaporkan mengalami keluhan keracunan.

Para siswa dari lembaga pendidikan lain itu mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu olahan dari dapur yang sama pada Selasa (1/9) malam.

Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur Teguh Bayu Wibowo mengungkapkan bahwa dapur SPPG Kalitengah memiliki kapasitas produksi sekitar 2.800 porsi per hari yang disalurkan ke 19 sekolah.

Dari total produksi harian tersebut, sebanyak 1.000 porsi dialokasikan khusus untuk Ponpes Manbaul Hikam.