NADIKABAR.COM — Bencana banjir dan longsor melanda sembilan kabupaten/ kota di Sumatera Utara (Sumut) akibat hujan deras dengan intensitas tinggi. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut namun warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kabid Penanganan Darurat Peralatan dan Logistik Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan sembilan daerah tersebut yakni Kabupaten Deliserdang, Kota Binjai, Kota Medan, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Langkat, Padanglawas Utara, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Asahan.

"Di Deliserdang, terjadi longsor pada Rabu 28 Oktober 2026. Hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan terjadinya longsor di Desa Panen, Kecamatan Biru Biru Kabupaten Deliserdang tepatnya di Jalan Sarilaba sehingga menyebabkan putusnya akses jalan. Jadi kondisinya saat ini lumpuh total," ujarnya, Kamis (29/10).

Tak hanya longsor, wilayah Kabupaten Deliserdang juga dilanda banjir yang terjadi sejak 28 Oktober 2026. Ada lima kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Bangun Purba, Kecamatan Sunggal dan Kecamatan Delitua, Kecamatan Tanjung Rejo dan Kecamatan Hamparan Perak.

"Tanggul Sungai Sei Putih yang berlokasi di Desa Punden Rejo Dusun II mengalami kerusakan dengan lebar 5 meter. Ketinggian air mencapai 70 cm. Warga juga ada yang mengungsi," ujarnya.