Sementara itu, wilayah Tapanuli Selatan dilanda longsor tepatnya di jalan lintas Sipirok - Tarutung. Saat ini petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Banjir juga terjadi di Kabupaten Langkat sejak Rabu (28/10). Dua kecamatan terdampak yakni Kecamatan Serapit dan Besitang.
"Longsor juga terjadi di Padanglawas Utara pada Rabu 28 Oktober 2026 Pukul 11.00 WIB. Longsor terjadi di Desa Sipaho Simpang Barumun, Kecamatan Halongonan yang mengakibatkan rusaknya akses Jalan Penghubung Desa Sipaho Simpang Barumun," sebutnya.
Kemudian di Kabupaten Simalungun, longsor terjadi pada Selasa 27 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB. Akibat curah hujan yang tinggi, kondisi tanah pada bagian tebing menjadi labil dan mengalami pergerakan sehingga terjadi tanah longsor yang mengakibatkan material tanah terbawa longsoran dan menutupi badan jalan. Akibat kejadian tersebut, akses jalan masyarakat terganggu.
"Sementara itu, di Kabupaten Asahan, curah hujan dengan intensitas tinggi berdampak terjadinya longsor di beberapa titik di wilayah Desa Silau Jawa dan Desa Sei Kopas Kecamatan BP Mandoge. 2 titik badan jalan di Dusun V dan Dusun IX Desa Sei Kopas berpotensi terputus apabila terjadi longsor kembali," tutupnya.